home kumpulan artikel sejarah dan trend denim jeans

SEJARAH dan TREND DENIM JEANS

Dulu, para penenun dari Nîmes, Perancis, mencoba untuk membuat replika dari cotton corduroy yang membuat kota Genoa, Italia, terkenal. Namun, setelah terus mencoba dan tetap gagal, mereka akhirnya menemukan sesuatu jenis tekstil baru, yang mereka sebut “Serge de Nîmes”. Tekstil ini sekarang kita sebut sebagai danim dari kata “de Nîmes”, merupakan bahan yang sangat kuat dengan daya tahan tinggi.

Tahun 1800-an

Para penambang emas Amerika mencari pakaian yang mempunyai daya tahan kuat dan tidak mudah rusak. Levi Strauss dan Jacob Davis mencoba mencari solusi untuk permintaan ini, dan akhirnya membuat yang sekarang kita kenal sebagai celana jeans, yang terbuat dari denim. Rivet ditaruh pada daerah-daerah dari pakaian tersebut yang mudah sobek, agar dapat lebih kuat. Dari sanalah perusahaan denim jeans pertama berdiri: Levi’s.

Tahun 1930-an

Banyak film layar lebar yang memerankan Cowboy yang sering memakai celana jeans. Ini membuat denim jeans sangat terkenal, dan banyak yang mulai memakainya.

Tahun 1940-an

Produksi jeans menurun karena adanya Perang Dunia Kedua, tapi para prajurit Amerika membuatnya terkenal lagi dengan memakainya sebagai pakaian santai pada saat tidak sedang bertugas. Setelah perang tersebut, muncullah berbagai perusahaan kompetitor yang membuat denim jeans juga seperti Wrangler dan Lee, dan Levi’s sudah tidak memonopoli pasar jeans lagi.

Tahun 1950-an

Denim menjadi sangat populer antara kalangan muda, karena menjadi simbol penentangan dan teenage rebellion pada berbagai acara TV serta film. Salah satu filmnya adalah “Rebel Without a Cause” yang ditayangkan pada tahun 1955. Beberapa sekolah pun bahkan melarang pemakaian jeans pada periode tersebut!

Tahun 1960-an dan 1970-an

Berbagai produsen mulai membuat jeans dengan model-model berbeda untuk dipadukan dengan tren fashion pada saat itu, seperti jeans yang di cat dengan warna-warna terang, dan model flare. Jeans juga mulai terkenal di negara lain, dan menjadi simbolisme gaya barat, yang membuat denim jeans susah untuk didapatkan oleh mereka.

Tahun 1980-an

Jeans masuk ke dalam kalangan high fashion, dan banyak fashion designers terkenal seperti Gucci mulai membuat jeans merk mereka sendiri. Pada saat ini lah denim jeans hilang kesannya sebagai pakaian dan bahan para penambang dan pekerja keras lainnya, karena menjadi produk fashion yang esensial untuk seharian setiap orang. Penjualan jeans naik dengan drastis, dan banyak designer mulai membuat berbagai model baru, seperti skinny jeans, acid-washed jeans, dan jaket denim.

Tahun 1990-an

Remaja tahun 90-an tidak begitu tertarik pada denim jeans, karena generasi sebelumnya alias orang tua mereka masih menggunakan jeans, dan para anak muda tidak ingin memakai yang sama seperti keluarga mereka. Anak muda tahun 90-an justru memilih produk fashion dari tekstil biasa seperti celana cargo, khaki, dan sportswear branded. Walaupun denim jeans masih sering diliputi oleh banyak media high-end fashion, pembeliannya turun dan Levi’s pun menutup 11 pabrik pada periode tersebut.

Tahun 2000-an hingga sekarang

Denim jeans kembali menjadi salah satu produk fashion yang esensial, dan banyak diadopsi juga oleh high-end fashion designers. Mulai banyak juga beberapa perusahaan yang hanya fokus pada denim jeans aja, seperti Nudie, Ksubi, dan True Religion. Walaupun sekarang sudah sangat banyak jeans yang sudah melewatkan berbagai prsoes washing sebelum dijual, serta menggunakan pewarna sintetis, ada juga market yang masih menganut raw, selvedge denim dan mengapresiasi proses fading yang terjadi. Di Indonesia pun komunitas denimnya cukup besar dan terus berkembang beberapa tahun ini.

Di Indonesia juga sudah ada berbagai brands lokal denim yang berkualitas, seperti SAGE, Elhaus, Old Blue, Hanzo, dan Warpweft Company, dan produk mereka mendapatkan banyak akreditasi dari media lokal hingga luar.
LAINNYA
24/08/2018 11:35:31
berita ini sudah dilihat oleh 412 pengunjung
Baca Berita Lainnya
tips-merawat-furniture-metal-agar-awet-dan-tahan-lama
Tips Merawat Furniture Metal Agar Awet Dan Tahan Lama
21 September 2018
cara-seru-mendekorasi-ruang-keluarga
Cara Seru Mendekorasi Ruang Keluarga
19 September 2018
ganti-suasana-dapur-anda-dengan-4-desain-interior-dapur-ini
Ganti Suasana Dapur Anda Dengan 4 Desain Interior Dapur Ini
20 September 2018
tips-dan-trik-menata-ruang-makan-pada-rumah-minimalis
Tips Dan Trik Menata Ruang Makan Pada Rumah Minimalis
18 September 2018
6-ide-plafon-ruangan-yang-membuat-rumahmu-semakin-cantik
6 Ide Plafon Ruangan Yang Membuat Rumahmu Semakin Cantik
18 September 2018
ini-rincian-dana-yang-harus-di-siapakan-sebelum-mendekorasi-rumah
Ini Rincian Dana Yang Harus Di Siapakan Sebelum Mendekorasi Rumah
17 September 2018
tips-membuat-rumah-mungil-menjadi-instagramble
Tips Membuat Rumah Mungil Menjadi Instagramble
16 September 2018
5-benda-dekorasi-di-ruang-kerja-yang-bikin-produktif
5 Benda Dekorasi Di Ruang Kerja Yang Bikin Produktif
15 September 2018
wajib-baca!!-ini-berikut-daerah-rawan-yang-sering-terinfeksi-mikroba-penyebab-penyakit
Wajib Baca!! Ini Berikut Daerah Rawan Yang Sering Terinfeksi Mikroba Penyebab Penyakit
14 September 2018
4-tips-membersihkan-sofa-berbahan-kain
4 Tips Membersihkan Sofa Berbahan Kain
13 September 2018
dekorasi-meja-kerja-ini-bisa-hilangkan-stress-di-kantor
Dekorasi Meja Kerja Ini Bisa Hilangkan Stress Di Kantor
12 September 2018
inspirasi-warna-warni-untuk-kamar-mandi
Inspirasi Warna Warni Untuk Kamar Mandi
12 September 2018
6-cara-menata-kamar-anak-yang-nyaman-unik-dan-energik
6 Cara Menata Kamar Anak Yang Nyaman Unik Dan Energik
12 September 2018
mitos-&-fakta-furniture-kulit-pada-interior-anda
Mitos & Fakta Furniture Kulit Pada Interior Anda
11 September 2018
11-inspirasi-desain-meja-kerja-yang-membuat-anda-semangat
11 Inspirasi Desain Meja Kerja Yang Membuat Anda Semangat
11 September 2018

cheapnewjordansshoesforsale.com
Wisata dan Liburan Indonesia 2018 2019
paket wisata dan liburan ke seluruh negara di asia dan di indonesia pesan online murah disini
Follow Us
Links